Pengolahan Timbal Yang Tak Memanusiakan Manusia
BANDUNG - Kata mereka, kalau hanya untuk makan sehari hari kita dah sangat kecukupan, tapi kita tidak punya banyak uang. Sistem perdagangan saat ini yang dibawa oleh orang orang Barat sangat memberikan efek cukup besar untuk kehidupan pedalaman pedalaman di Indonesia. Mereka tertekan oleh kebutuhan kebutuhan yang harus dipenuhi di Kota yang tak mau menganut lagi sistem BARTER dan hanya menganut selembar kertas yang bernilai berdasarkan angka angkanya. Dorongan untuk mencari uang inilah yang membuat mereka melakukan apapun yang mereka bisa sebagai manusia. Dan terkadang bertindak tidak memanusiakan manusia. Lima persen anak-anak di desa Cinangka , Kabupaten Bogor dilaporkan oleh detikHealth (10/01/2014) terindikasi mengalami gangguan mental dan fisik atau idiot . Hal ini disebabkan tingginya kandungan bahan kimia berbahaya timbal yang tercemar di desa yang terkenal dengan daur ulang akinya. Kadar timbal yang tercemar ini melebihi standar aman dari organisasi kesehatan dunia (WHO)...









