Motivasi Gajah, Karakter Jurusan FTTM
Suhu dingin di Bandung kian hari semakin turun ke angka 16 derajat. Suhu yang dingin bagi Gajah Kebun Binatang Bandung di sebelah kampus Ganesha. Tantangan demi tantangan harus dilewati gajah itu. Tubuhnya yang sangat besar dan pasti mengandung lemak berlebih mungkin tidak jadi masalah dalam suhu yang dingin ini. Nyatanya ... Lemak yang menumpuk di kulit entah menghilang begitu cepat. Keadaan pun semakin memburuk. Kurun waktu 10 hari, tak nampak Gajah gemuk itu lagi. Kandangnya kosong tak berpenghuni. Di pagar kandang hanya terpampang "Gajah dalam perawatan". Semua pengunjung heran tak tahu menahu. Mereka hanya tahu kalau Gajah ini bisa melewati tantangan tantangan di hari-hari ini. Mereka tahu Gajah punya kemampuan untuk itu. TIDAK. Harapan anak-anak kecil yang tiap Minggu datang berkunjung, sangat jauh dari harapan Gajah itu. Kenapa???
Hai, Alhamdulillah nih masih bisa nyempetin buat nulis di tengah-tengah kondisi kuliah yang begitu padat 19 SKS. 2014 sudah berlalu, masa masa adaptasi 1 semester yang begitu berat dan melelahkan, Semua sudah terjadi, dan aku hanya bisa melihat itu berlalu berubah menjadi Indeks Prestasi. Kondisi yang sama seperti cerita Gajah di atas. Suhu yang dingin yang menjadi tantangan mudah bagi Gajah itu, tak bisa ia lewati. Kenapa? Gajah itu adalah penghuni baru di Bunbin itu. Ia sendiri tanpa teman. Mengurung atau terkurung di dalam kandang tak mau berjalan keluar. Dan itu semua terakumulasi dengan tak adanya motivasi.
Satu quote "Sesulit apapun itu parit, jika orang terdekatmu ada di dekatmu. Parit itu hanya seperti selokan yang mudah terlewati." Satu kesalahan semester kemarin. Ya kesalahan terbesar yang dampaknya juga besar di semester ini. Tapi yah biarlah. Nasi sudah terlanjur menjadi bubur. Tak ada lagi yang bisa diperbuat kecuali menatap semester 2 ini dengan baik.
Salah satu tantangan selanjutnya adalah JURUSAN. Semester terakhir di "SMA kelas 4" ini aku harus menentukan kemana aku harus melabuhkan hatiku. Ketika yang lain telah nyaman dengan jurusannya tak pusing berpikir harus kemana lagi karena mereka telah pusing tahun lalu. Ada 4 pilihan yang menghadangku, Metalurgi, Perminyakan, Pertambangan atau Geofisika. Empat jurusan yang berbeda tipe dan kondisi. Dan postingan kali ini aku akan sedikit membahas perbedaan 4 jurusan itu yang dilihat dari skill seseorang. Check it out!!!
METALURGI
Metalurgi adalah program studi di FTTM yang merupakan anak dari T.Pertambangan. Metalurgi fokus mempelajari teknik teknik pengolahan mineral tambang menjadi logam atau campuran setengah jadi yang akan dimanfaatkan Produser Material lainnya. Dilihat dari definisi tersebut, banyak anak Metalurgi yang mempunyai tipe Scientist. Salah satu yang bisa dilihat dari anak anak MG adalah teliti, tanggap, berpikiran out of the box, dan suka banget ma percobaan percobaan di laborat. Salah satu penyebabnya adalaha anak anak MG lebih dominan di Kimia yang mempunyai kemampuan menganalisis suatu permasalahan yang tinggi. Mereka akan diajarkan mengolah suatu mineral tambang menjadi suatu jenis logam yang mempunyai kriteria kriteria tertentu. Intinya, anak MG ini peneliti laboratnya anak FTTM di bidang pengolahan kemudian mereka mengaplikasikannya ke pabrik Smelting. Itu sih pandanganku ke MG.
PERMINYAKAN
Perminyakan juga merupakan salah satu prodi di FTTM. Disini akan diajarkan teknik teknik melakukan pengeboran dengan fokus hidrokarbon cair dan gas. Resiko dalam pekerjaannya sangatlah tinggi karena akan bermain dengan cairan dan gas yang susah diprediksi perubahan sifatnya dalam kondisi tertentu. Hal inilah yang membuat tipe anak-anak TM sedikit ke arah leadership atau kepemimpinan. Mereka harus bisa memimpin suatu proyek pengeboran di lapangan yang non stop tanpa istirahat. Jiwa-jiwa kepemimpinan yang mampu mengambil tindakan cepat dan tidak ceroboh terhadap suatu permasalahan yang dibutuhkan di TM. Jiwa kepemipinan tersebut juga dilandasi pemahaman akan teknik yang kuat terutama perhitungan kalkulus yang cermat dan cepat.
PERTAMBANGAN
Pertambangan atau Teknik Pertambangan merupakan prodi tertua di FTTM. Tambang merupakan cikal bakal beberapa jurusan di ITB. Disini akan diajarkan bagaimana kita mengambil suatu mineral berharga yang berupa solid dari dalam perut bumi. Fokus beberapa tahun belakangan, TA ITB condong ke arah pertambangan batu bara yang masih dibutuhkan tenaga kerjanya. Salah satu skill yang dimiliki anak anak TA adalah kemandirian, kerja keras, dan mental yang kuat. Tak jarang lulusan anak TA lebih beralih profesi menjadi pengusaha karena tidak mau terlalu jauh dari keluarga (*katanya). Ya itu, anak anak TA harus bisa memanajemen suatu pekerjaan dengan baik, biasanya ditekankan untuk membikin timeline harian sampai jangka panjang. Tak hanya mental dan manajemen yang dibutuhkan, disini mereka juga dituntut memahami kondisi-kondisi fisis alam yang akan mereka ubah.
GEOFISIKA
Jurusan terakhir dari FTTM adalah Geofisika yang merupakan gabungan dari displin ilmu Fisika Murni dan Geologi. Geofisika (TG) akan mempelajari imajinasi tinggi dan mampu memprediksi sesuatu dari data data yang diterima alat-alatnya. Tak khayal banyak anak TG yang malah bekerja di perusahaan Bank sebagai jasa konsultan yang tugasnya memprediksi kondisi di masa depan. Pemahaman akan komputasi dan fisika sangat dibutuhkan guna menciptakan sebuah imajinasi yang dapat dipercaya.
fenomena di bawah permukaan yang tak terlihat oleh mata. Dengan bantuan alat alat yang menggunakan metoda fisika, mereka bisa merepresentasikan kondisi di bawah permukaan. Hal itulah yang menuntut anak anak TG harus mempunyai
Begitulah gambaran anak-anak di keempat jurusan itu. Empat jurusan yang realitanya bekerja di lapangan dan gaji nya cukup alhamdulillah. Resiko yang tinggi itulah yang bisa menyebabkan bayaran mereka lebih dibanding teknik lain. Dari sini aku bisa menyimpulkan, lupakan gaji karena ia akan ikut dengan prestasi yang tinggi. Ya, semester ini, aku kembali pusing dengan tanda tanya terbesar itu. Ketika passion dalam diri masih belum tau harus melaju kearah mana?
Sekilas begitu tentang kondisi di FTTM. Karakter seseorang dan passion sangatlah penting dimiliki mahasiswa untuk memilih masa depannya. Buanglah semua ego dalam diri karena itulah yang meruntuhkan semua passion yang sebenarnya tersimpan dalam dirimu. Renungi baik-baik, temukan dalam hati kecilmu kemana kamu harus melangkah. Berhati-hatilah karena langkahmu tak akan bisa mundur lagi. Dan seperti Gajah di atas, MOTIVASI. Kembalikan ke tujuan awalmu ketika dirimu dihadapkan suatu pilihan dan motivasi dari orang-orang terdekatlah yang dibutuhkan saat kamu harus melangkah. Dan yang terpenting bagiku ...
"Aku tahu masa depanku akan bagaimana"



Komentar
Posting Komentar