Kehidupan Kampus Kandang Juara

Hai sobat, lama banget aku gak nulis di blog ini... Dah banyak sawang nya mungkin. Maakan aku yak... Tapi aku punya alasannya kog untuk menjawab semua masalah diatas. Yaps setiap masalah selalu ada alasan dan pasti ada solusi yang menyertainya. Mau tau alasan nya kenapa aku gak pernah nulis lagi... Silahkan liat ....

Taulah sekarang aku sudah menjadi bagian dari lingkungan yang berbeda. Yaps, sekarang lingkunganku bukan lagi anak anak ingusan yang masih manja manja dengan mama papanya, lingkunganku sekarang bukan lagi anak anak yang hanya menunggu suapan ilmu dari gurunya, tapi sekarang lingkunganku jauh berbeda dari semua itu. Yaps, inilah lingkungan baruku, Kampus Ganeca. Kampus tertua yang ada di Nusantara ini, kampus yang dulu didirikan oleh Presiden pertama kita, Ir. Soekarno. 

"...Aku baru tahu alasan dulu Soekarno mendirikan kampus ini. Semua yg kau butuhkan ada disini ... -The Center of Bandung City-
Jika kau berdiri diatas tanah tertinggi di kampus ini. Maka kau akan melihat ketenangan hakiki dan perdamaian yang selaras dan menyatu antara alam dengan teknologi..."



Itulah salah satu quotesku untuk kampus ini. Sebuah kampus yang letaknya cukup tinggi dan tepat di tengah-tengah cekungan Bandung. Jika kamu melihat ke arah utara kamu akan melihat betapa indahnya Tangkuban Perahu, dan jika kamu berputar seratus delapan puluh derajat kamu akan menemukan gunung lain yang sama tingginya dan sama indahnya. Kampus ini benar-benar di desain oleh pendirinya sangat eksotis dengan menyatukan alam kedalam sisi arsiteknya. Kampus yang memiliki ketenangan dan perdamaian yang selaras dan menyatu antara alam dan teknologi.
ITB dari Tanah Tertinggi (Lantai 8 Gd. PAU)

Tak hanya letaknya menakjubkan, atmosfir di kampus ini juga tak kalah panasnya dengan lapisan luar dari sang surya kita. Hampir dipastikan ketika kamu menjadi salah satu bagian dari kampus ini, kamu akan ikut terbakar dan tau akan arti atmosfer yang sangat panas ini. Bukanlah suhu dalam termometer yang selalu naik turun mengikuti pemuaian air raksa didalamnya. Tapi ini masalah persaingan tensi yang tinggi antar penghuninya. Inilah yang menyebabkan atmosfer kampus ini selayaknya atmosfer di matahari sini. Okelah mungkin ini sangat hiperbola dan terlalu mengada-ngada, tapi memang itulah kenyataanya. Alam tak akan sedikit pun memberikan kelonggaran untukmu bernafas. Hanya sedikit waktu yang bisa kalian manfaatkan untuk bersenang-senang.

Jika kusempitkan lagi menjadi satu wilayah di Timur Jauh kampus ini, tepatnnya di fakultas ku F**M. Maka kalian akan melihat persaingan yang panas di tingkat pertamanya. Mereka saling sikut demi satu jurusan favorit. Yah favorit bukan karena dilihat dari disiplin ilmunya, tapi lebih favorit karena prospek gaji yang sangat menggiurkan. Oil and Gas jadi sasaran tiap orang di fakultasku. Di tingkat pertama ini hampir tak ada hari tanpa ilmu dan buku. Semua mahasiswa rajin sekali namun juga interaktif dengan siapapun. Beruntunglah, mereka tidak "ngambis" sendiri di kamar kosan mengurung diri. Anak-anak Fakultasku punya jiwa sosial yang tinggi dan yah kami benar benar menjunjung tinggi kekeluargaan. Tapi sayang jiwa kekeluargaan ini sering disalahgunakan untuk melawan integritas kampus yang kami junjung tinggi juga. Tak khayal mereka melakukan segala cara untuk mendapatkan Oil and Gas yang mereka inginkan itu. Inilah sedikit citra dari para pemimpin rakyat mendatang.


Tak jarang jiwa kecilku ini ingin sekali mengajari mereka sikap sikap kejujuran dan kekeluargaan yang sebenarnya. Tapi ya, aku tak punya kuasa difakultasku. Inilah yang sedikit memotivasiku untuk mengubah kekeluargaan yang ada menjadi benar benar ada untuk jalan yang benar. KAHIM :)

Ya inilah kandang juara. Kau bisa berbangga diri, mengeluh-eluhkan dirimu sebagai juara dari kota A, desa B, atau dimanalah... Tapi kau salah besar. Karena gelar juaramu tak ada artinya lagi disini. Kau harus bisa benar-benar beradaptasi dengan kondisi, atmosfer, dan suhu persaingan di kampus ini. Kita harus mulai kembali dari nol. Mulai dari tempat terendah dimana kita bukan siapa-siapa. Karena dari tempat itulah jiwa yang besar akan tumbuh menjadi seseorang yang berguna bagi bangsa ini. 



Karena aku sekarang berada di KAMPUS KANDANG JUARA

Komentar

Postingan Populer