The Noble Warrior of SBMPTN. Ganbatte !!! Sretno !!!
LIMA HARI lagi akan terjadi sejarah besar di dunia pendidikan Indonesia. 5 hari lagi, tepatnya Selasa 17 Juni 2014, akan diadakan tes tertulis SBMPTN. Hazz... denger kata SBMPTN, pingin langsung nyemangatin yang disana *eh. Yaps, Selasa besok PTN akan kembali membuka jalur masuk bagi angkatan 2014 dan angkatan 2013 untuk kembali berjuang mendapatkan status sebagai mahasiswa.
"...Tembaklah bulan, jika tembakanmu meleset, kau akan mendapatkan bintang yang ternyata sinarnya lebih terang dan indah dibanding bulan ..."
Kalian percaya dengan quote diatas. Aku sih percaya. Udah banyak cerita dan fakta yang mendukung quote yang aku gak tau siapa pembuatnya. So, jangan berkecil hati kalau kalian belum bisa mendapatkan "bulan" atau mimpi kalian. Karena jauh dari mimpi kalian, ada mimpi yang lebih baik, lebih indah, yang bisa kalian dapatkan.
Bicara tentang SBM dengan teman-teman, pasti mereka mengaitkannya dengan kegagalan pada jalur SNMPTN. Banyak cerita-cerita, curhatan dari temen-temen yang mengalir masuk ke pikiranku. Jujur saja aku masih belum tenang dengan hantu curhat yang bergentayangan tiap malem. Aku cuman bisa berdoa kepada Allah untuk memberi jalan yang terbaik bagi mereka.
Cerita yang pertama berasal dari pertemuanku dengan teman masa kecilku di pantai kotaku. Aku tak menyangka akan bertemu dia disini dengan kondisi yang ... ah -_- ... *speechless*. Yah, sesuai fakta dia tidak berhasil lolos SNMPTN. Dan ntah kenapa dia sangat putus asa hingga nekat berdiri dipinggir jembatan yang terbentang diatas muara pantai. Untungnya dia tak nekat terjun... Dari ceritanya, ia bingung harus lari kemana. Dengan kemampuan yang aku miliki, rasanya susah untuk ikut tes SBMPTN. Begitulah mungkin sedikit ceritanya dia.
Aku hanya bisa memberi support dan semangat bagi dia. Jujur aja, wajahnya sangat murung dan putus asa. Seakan dunia ini telah habis untuknya. Hai teman. Allah tidak sekejam apa yang kalian pikirkan. Dunia ini terlalu kecil jika kalian terus menerus menyesal tidak bisa mendapatkan "bulan" itu. Masih ada "bintang" yang jauh lebih terang disana. Come on, wake up!!! Seperti kata J.M. Power, "If you want to make your dreams come true, the first thing you have to do is wake up." Ayo semangat, bismillah bisa bisa. Jangan bilang susah kalau belum maksimal berusaha :)
Cerita kedua berasal dari sahabatku. Mungkin aku pertama kalinya berceramah didepan orang yang sedang nangis. Garis besar ceritanya, sahabatku ini dipaksa menjauh dari mimpinya oleh orang tuanya. Mimpi kecilnya menjadi dokter. Ketika mimpi itu tinggal selangkah lagi, orang tuanya memaksanya untuk mengambil kedinasan di bidang keuangan. Bak api unggun yang udah siap berkobar, kemudian hujan turun. Aargh...
Ehm, aku jadi teringat ceramah dari Pak Mudhoaf, guru mapel Sosiologi. Semua mimpi-mimpi kita pasti akan terwujud, entah bagaimana Allah mengaturnya semua skenarionya. Mimpimu seorang dokter. Sekarang, apa sih tugasnya dokter? Bukankah tugasnya untuk melayani masyarakat, memberi kesehatan jasmani bagi mereka yang membutuhkan. Loh, itu semua sama dengan tugasnya seorang ekonom. Mereka juga melayani masyarakat, memberi kesehatan bagi kondisi ekonomi Indonesia yang sekarang ini kian terpuruk.
Ayolah, mungkin kamu lebih mulia jika menjadi seorang "dokter keuangan". Indonesia masih butuh ekonom-ekonom untuk menyelamatkan perekonomian yang kian mengenaskan. Jangan bersedih, bangkit. Mimpimu masih bisa tercapai kog. "BANYAK JALAN MENUJU ROMA", itulah quote yang selalu menyemangatiku ketika aku putus asa dalam kegagalan. Banyak jalan untuk menuju mimpimu itu. So, jangan terlalu idealis yak.
Cerita yang terakhir kudapatkan pada saat Istighosah bersama teman-teman se-angkatan. Pak Taufiq memang selalu berceramah sebelum Istighosah. Ceramahnya kali ini juga membahas SBMPTN. Berikut mungkin sedikit cuplikannya.
"Dulu pernah ada kakak kelas kalian yang juga bernasib sama seperti kalian. Belum mendapatkan rejeki di jalur undangan (Snmptn kl sekarang). Padahal sebelum pengumuman, dia begitu percaya diri bakalan keterima. Yah gmana lagi, nilainya udah tinggi, plus gak ada temennya yang ngambil prodi itu. Dan tiba saatnya pengumuman, dengan begitu PD, dia membuka website pengumuman. Dan tak seperti yang dia harapkan, dia tidak lolos. Dia memang sangat menyesal, terlalu nyesek kali... Guru-guru bilang kalo pilihannya terlalu tinggi, nah lho nilainya padahal udah tinggi kog. Yah mungkin Allah pingin memberi kemuliaan bagi dia...
"...Yah, Orang yang senantiasa berusaha untuk meraih mimpinya akan ditingkatkan derajat kemuliaannya oleh Allah. Makanya jangan nyesel kalo gak kterima SNMPTN. Harusnya kalian bersyukur karena kalian akan lebih mulia karena diberi kesempatan lagi untuk berusaha di SBMPTN dan jalur lain....
"... lanjut cerita, dia ikut tes SBMPTN namun prodinya benar-benar dia turunkan, bahkan jauh banget. Boleh dibilang temen-temennya gak ngambil prodi itu. Dan ia tidak lagi memilih UI (pilihan snmptn nya). Setelah sebulan tes, hari itu juga pengumuman. Namun beda dari yang kemarin, ia takut membukanya. Agak siangan ia buka pengumuman itu. Dan sial... Ia juga belum lolos. Habis liat dia langsung menelpon pak Taufiq dan cerita semua yang terjadi...
Jika aku yang jadi dia, mungkin aku dah gatau meh ngapa lagi. SN gak, SBM gak. Tapi ini anak memang benar-benar mulia.
"... Pak taufiq kemudian nyuruh dia buat tes lain. Beruntung saat itu masih ada SIMAK UI, yang belum tutup. Dia kemudian ikut SIMAK, dengan prodi yang sama kayak SBM. Dan alhamdulillah dia kterima di UI. Mungkin Allah masih ingin menginginkannya di UI namun tidak di prodi pertama yang diinginkannya. Sekarang orangnya malah udah ke Prancis ikut Pertemuan Mahasiswa Internasional dibidang apa gitu. Kereen kan..."
Tuh liat, kakak yang diceritain pak Taufiq ini namanya Kak Arif. Keren banget gak. Allah benar-benar menguji kesabarannya untuk mencapai kesuksesannya. Mungkin anak lain gak bakal dapet pengalaman seperti ini. Mungkin kalo dia putus asa dan gamau bangkit ikut tes lain, sekarang gak mungkin dia di Paris. Seperti kata pepatah tadi, "... jika tembakanmu meleset, kau akan mendapatkan bintang yang lebih terang sinarnya..."
Buat temen-temenku yang cakep-cakep, cantik-cantik. Ayo bangkit... Semangat belajar... Maksimalkan usaha dan jangan lupa untuk selalu berdoa. Lupakan kegagalan SNM, "jadikanlah itu kenangan." Siapkan diri kalian buat tes SBM ini. Okeh... Jangan minder. Kalian itu PEJUANG SBMPTN, KSATRIA MULIA.. "The noble warrior". Semangat para ksatria, berikan yang terbaik bagi semua orang. Give them something amazing. Yeah... Semangat abis dah pokoknya, semangatnya kayak goyang itik gitu yak. wkwkwk...


Komentar
Posting Komentar